terlalu merah, terlalu rekah


selalu ada dua senja yang berbeda setelah hujan hanya turun sebelah menyebelah. selalu ada airmata tumpah setelah kata usaha sudah lampau lelah. ada retakretak tua yang kujumpai di matamu saat kau berbalut kain cantik warna abuabu. lama kupandang, kucermati, makin lama makin kutahu, itu hanya aku, yang terjelma sebagai bayang yang terlalu kuyu untuk dikenang. pada akhirnya aku hanya akan jadi baris nama yang pernah luka, karena senja terlalu merah untuk setiap cinta yang terlalu rekah.

3 komentar:

Silahkan Tinggalkan Pesan